Banyak kata yang tak terucap...
Saat kau pergi meninggalkan sendu kelabu...
Disudut barat laut ibu kota...
Kau torehkan sebuah kisah maha indah yang tak akan pernah terlupa...
Menguap genangan basah dijalan yang gelap...
Berubah menjadi kabut yang pekat...
Adakah waktu kan bersahabat, "Ah... andai semua dapat terulang"...
Tapi... semua tinggal kenangan...semua hanya khayalan...
Hei... kau wanita yang pernah duduk disudut kursi itu...
Akankah kau kan mengenangku, seperti aku mengenangmu...?
Hei... kau wanita yang pernah menangis dipelukanku...
Pernahkah kau merasa, apa yang pernah ku rasakan...?
Kita hanyalah sebuah frasa yang ditulis oleh seorang pujangga...
Kehadiran mu dihidupku telah tertulis dalam aksara cinta...
Cinta yang tak pernah bisa bersatu...
Rasa yang tak lekang oleh waktu...

Comments
Post a Comment