Fikiran yang merdeka



Hari ini tepat 69 Tahun negara ini merdeka. Namun, masih banyak tugas berat yang harus di hadapi bangsa ini sebagai bangsa yang masih berkembang. Permasalahan sektor mikro sampai makro memaksa bangsa ini untuk terus meningkatkan mutu citranya di mata dunia. Banyak sekali hal yang harus di benahi di negara yang terkenal dengan sumber daya alamnya ini, masih banyak rakyat yang menunggu kemerdekaan yang sesungguhnya, kemerdekaan dari jerat kemiskinan, dari kebodohan, dari ketertinggalan, dan dari moral dan akhlak yang masih banyak tertinggal dari negara maju.
Sebelum kita melihat kepada keadaan bangsa ini, yang sampai saat ini masih banyak orang-orang yang beranggapan bahwa Negara ini belum sepenuh-nya merdeka, khususnya pada sektor ekonomi dan pendidikan. Saya pribadi sungguh prihatin dengan mereka yang berfikiran sempit, apakah mereka tidak menghormati para pahlawan yang sudah mengorbankan nyawanya untuk memerdekaan bangsa ini? Lalu bagaimana bisa mereka berkata bahwa negara ini belum sepenuhnya merdeka?.
Saya menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu di benahi dan masih banyak saudara kita yang jauh di pelosok pelosok daerah sana belum sepenuhnya merasakan arti kemerdekaan yang sesungguhnya. Namun bukan berarti mereka yang merasakan itu boleh berkata bahwa negara ini belum merdeka. bukan kah itu suatu penghinaan kepada bangsa mereka sendiri?.
Kita semua harus bersyukur kepada Tuhan YME, dan kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk berbuat kebaikan dan kebajikan, bergotong royong untuk menuju Indonesia yang lebih maju lagi, bukannya saling berselisih faham dan memperdebatkan sesuatu yang tidak perlu. Sesulit apapun dan sekritis apapun keadaan kita saat ini, yang sebaiknya kita lakukan adalah bekerja lebih baik lagi, dan tetap mendoakan yang terbaik untuk rakyat dan negara, bukan malah mengutuk, menghina, dan menghujat tapi mencari jalan keluar dari kesulitan yang terjadi. Ingatlah saudara ku saudara sebangsa dan setanah air bahwa, seseorang negarawan pernah berkata " Jangan tanyakan apa yang negara telah berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang telah kau berikan untuk negaramu ".
Mudah-mudahan dengan tulisan yang singkat ini, kita dapat saling memupuk tali persaudaraan agar dapat menjadikan Negara yang kita cintai ini tetap tentram dan damai, sehingga Indonesia mampu mencapai cita-cita yang suci, amin.

Damailah Indonesiaku.

Comments